Bakar Batu Penyambutan Tahun Baru Di Kutime 2026

 

Masyarakat ambil Batu Panas - Liwiya Ulaga 
Bakar Batu Penyambutan Tahun Baru Di Kutime Pada tanggal 01 Januari 2026

Bakar Batu Daging  Babi Dalam rangka penyambutan  Tahun Baru sambil Penggalangan Dana Pembangunan Kantor Klasis Toma

Dalam rangka mengawali Tahun Baru dengan penuh rasa syukur, kebersamaan, dan semangat membangun, Klasis Toma melaksanakan kegiatan Bakar Batu Selamat Tahun Baru yang dirangkaikan dengan penggalangan dana atau makan sumbang oleh 10 Gereja,dimana seluruh Jemaat datang untuk mengikuti kegiatan ibadah selamat tahun baru

Mulai bakar batu daging Babi  pada🐷 

  • Hari kamis 
  • Tanggal 01 Januari 2026
  • Tempat halaman kantor Klasis Toma 
  • Masak Wam dengan sayur-sayuran, umbi-umbian dan 🌽 
  • Pukul 07:00 s/d Wit

Tradisi bakar batu, yang merupakan warisan budaya masyarakat Papua, dilaksanakan sebagai simbol syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya sepanjang tahun yang telah berlalu serta harapan akan berkat dan tutunan-Nya di tahun yang baru. Melalui kebersamaan dalam persiapan hingga pelaksanaan bakar batu, seluruh jemaat—baik tua maupun muda—bersatu dalam semangat kekeluargaan dan gotong royong.

Kegiatan ini tidak hanya sekedar ungkapan terima kasih, tetapi juga merupakan momentum penting untuk menggalang dana pembangunan Kantor Klasis Toma. Kantor klasis diharapkan menjadi pusat koordinasi pelayanan, administrasi gereja, serta tempat perencanaan program-program pelayanan yang lebih terarah dan berkesinambungan. Dengan adanya kantor klasis yang layak, pelayanan gereja di wilayah Klasis Toma dapat berjalan lebih efektif dan tertata.

Penggalangan dana dilakukan secara sukarela dan penuh keikhlasan. Jemaat memberikan persembahan sesuai dengan kemampuan masing-masing, sebagai wujud iman, kepedulian, dan tanggung jawab bersama dalam membangun gereja. Suasana penggalangan dana yang berlangsung dengan penuh kegembiraan, doa, dan harapan, menandakan bahwa pembangunan gereja bukan hanya tugas segelintir orang, melainkan panggilan seluruh umat.

Melalui kegiatan ini, terlihat jelas semangat persatuan dan kebersamaan jemaat Klasis Toma. Api bakar batu yang menyala menjadi lambang semangat membangun yang terus hidup, sementara doa-doa yang dipanjatkan menjadi dasar rohani bagi setiap rencana dan usaha yang dilakukan. Tahun Baru pun disambut dengan keyakinan bahwa Tuhan akan mengizinkan setiap langkah dan mengorbankan umat-Nya.

Akhirnya, kegiatan Bakar Batu Selamat Tahun Baru dan Penggalangan Dana Pembangunan Kantor Klasis Toma menjadi bukti nyata bahwa iman, budaya, dan semangat membangun dapat berjalan seiring. Diharapkan, melalui kebersamaan ini, pembangunan Kantor Klasis Toma dapat segera terwujud dan menjadi berkat bagi pelayanan gereja serta seluruh jemaat di wilayah Klasis Toma

Hasil sumbangan sukarela dari 10 Gereja mendapatkan berkat/Dana Rp 36.835000 (Tiga puluh enam  juta delapan ratus lima ribu rupiah) 

Akhir kata Segenap Klasis Toma mengucapkan Terima kasih banyak atas partisipasi jemaat 10 Gereja sehingga bisa mendapatkan berkat sebesar ini waaa waaa waaa


Posting Komentar

0 Komentar